Berbicara tentang keiritan roda dua dalam soal bahan bakar sepertinya pabrikan Honda memang masih mempunyai nama, kesan tersebut seperti sudah terpatri dalam benak masyarakat umum. Seperti halnya keunggulan dari salah satu generasi motor Supra X 125, ternyata juga memiliki kelebihan dalam soal langkah mesin atau biasa dikenal dengan stroke. Senada dengan hal ini, mantan pebalap Road Race Tingkat Nasional, Ahmad Jayadi, mengakui hal tersebut dan menyatakan, "Supra X 125 ditinjau dari sisi mesin dan balap road race menurut saya merupakan motor sempurna karena secara stroke dia memiliki langkah paling besar", ujarnya saat ditemui di bengkel miliknya, kawasan Pondok Gede.
Para penggila motor dengan performa maksimal pasti akrab dengan istilah ini, stroke lazim dilakukan oleh para mekanik guna meningkatkan laju kendaraan. Supra X 125 memiliki mesin dengan stroke standar pabrikan berkisar 57,9. Angka ini sebenarnya merupakan salah satu nilai lebih, jika Anda ingin membangun motor agar lebih maksimal. Stroke dipercaya mampu meningkatkan kapasitas silinder mesin dan juga mampu mendukung tenaga besar pada putaran bawah mesin 4 Tak. Maka itulah tren stroke mesin sampai kini tidak pernah ditinggalkan.
Berkaitan dengan hal itu dalam dunia balap Road Race yang notabene memiliki aturan baku dalam hal ini, tentu Supra X 125 menjadi layak untuk diperhitungkan dalam jajaran motor-motor bebek racing dikelasnya. Kiprah Ahmad Jayadi ditahun kedua dengan Honda membuat ia banyak bercerita tentang motor yang satu ini. Ia menuturkan ada beberapa hal penting selain faktor stroke tersebut untuk meningkatkan kemampuan mesin. Beberapa hal yang wajib dipertimbangkan dalam upaya mendongkrak tenaga Supra X 125 Road Race yakni batas maksimal isi silinder hanya 130, karburator maksimal 28, dan lain sebagainya.
Pesan lainnya, "komponen kopling juga penting, ubah sistem manual dengan per keras dan kampas berkualitas seperti Kevlar juga dianggap penting untuk dipertimbangkan. Meskipun banyak tersedia part racing aftermarket, tetapi seni dan skill seorang mekanik tetap harus diuji saat mengerjakan komponen gearbox dan juga rasio", demikian tegas Ahmad Jayadi.[nus/timBX]



0 komentar:
Post a Comment